SHARE

Apa Saja Sih Perbedaan Arsitek dan Desain Interior? – Cukup banyaknya profesi di dunia konstruksi. Mulai dari arsitek, developer, teknik sipil, sampai desainer interior. Dari keseluruhan itu, memang memiliki peran yang saling berkesinambungan, tetapi dari masing-masing memiliki tugas yang berbeda. Nah, mungkin banyak yang mengira antara desain interior dan arsitek ini sama.

Dari banyaknya survei membuktikan bahwa masih banyak masyarakat yang sering kali tidak mengerti harus menggunakan jasa yang mana antara arsitek ataupun desainer interior untuk proyek mereka. Memang, pada dasarnya kedua aspek ini berada pada bidang yang sama, tetapi tetap memiliki kapasitas yang jauh berbeda meski saling berkesinambungan.

Untuk itu, berikut akan dituturkan tentang apa saja perbedaan arsitek dan desain interior dalam memudahkan Anda untuk menentukan jasa mana yang tepat digunakan bagi kebutuhan proyek Anda.

Arsitek

DESAIN ARSITEK

Arsitek merupakan seorang ahli dalam bidang bangunan yang bertugas merancang segala jenis bangunan, dengan bekerja sendiri maupun secara tim yang semua itu bergantung pada proyek yang sedang di tangani. Seorang arsitek sendiri bekerja secara holistic (keseluruhan aspek) yang berarti harus memperhatikan banyak hal dalam perancangannya.

Namun, peran perbedaan arsitek dan desain interior tidak hanya pada proses desainnya saja, akan tetapi juga dalam hal penentuan konsep desain secara fungsional. Seorang arsitek juga harus mempertimbangan beberapa hal lain, seperti segi aspek keamanan, keselamatan, lingkungan, serta material yang akan digunakan. Jadi bisa disimpulkan bahwa hal yang harus ditangani meliputi aspek matematis, logika, dan juga estetika.

Baca juga: Desain Arsitek di Makassar Terbaik

Desainer Interior

Desain interior atau rancangan dalam ruang merupakan sebuah seni dari proses perancangan yang meliputi luar ruang dari sebuah ruangan atau bangunan itu sendiri. disinilah peran desainer interior dibutuhkan. Lantas, apa itu desain interior?

Desainer interior merupakan seorang ahli dalam hal estetika di ruangan dalam. Tugasnya adalah mendesain sebuah ruangan menjadi apik dan juga fungsional. Tetapi, seorang desainer interior lebih difokuskan pada perencanaan desain indah, berkarakter, dan juga fungsional.

desain interior

Persamaan dan Perbedaan Arsitek dan Desain Interior

  • Keduanya memiliki persamaan dalam hal berkerja pada bidang bangunan. Tetapi perbedaan arsitek dan desain interior adalah arsitek bekerja secara holistic (keseluruhan aspek), sedangkan desainer interior lebih secara spesifik.
  • Arsitek dan desain interior sama-sama bekerja untuk klien dan juga bisa mengerjakan tugasnya sendiri ataupun bersama dengan tim. Bedanya, arsitek tidak hanya berkutat pada interior saja, namun meliputi eksterior, material, tata kelola listrik dan juga air, serta konstruksi bangunan secara garis besar. Sedangkan untuk desain interior lebih kepada estetika ruang bukan bangunannya.
  • Arsitek maupun desain interior memiliki pengetahuan yang sama tentang keestetikan serta fungsional yang baik. Tetapi perbedaan arsitek dan desain interior disini adalah jika arsitek bekerja lebih pada bidang perencanaan bangunannya mulai awal, tetapi berbeda dengan desainer interior yang di fokuskan pada ruangan yang telah terbangun.

Kesimpulannya adalah semua bergantung pada kebutuhan Anda. Jika Anda ingin membangun sebuah rumah, maka jasa arsiteklah yang lebih cocok digunakan. Tetapi, jika Anda hanya ingin menata ulang sebuah ruangan, maka desainer interior saja sudah cukup menjadi pilihannya.

Demikianlah beberapa ulasan dari stmotors.net tentang apa saja perbedaan arsitek dan desain interior yang wajib Anda ketahui sebelum menentukan pilihan. Semoga informasi ini bisa memberikan referensi bagi proyek yang akan Anda kerjakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here